sorry, Blog ini lagi dalam perbaikan... Sorri ya...

Sabtu, 25 Februari 2012

Gundala Airlines Datangkan 3 Pesawat Sekon

Jakarta - PT Gundala Indonesia Airlines Tbk (GUNDUL) mendatangkan 2 pesawat sekon hari ini. Pesawat tersebut adalah 2 Airbus PPD-45 dan 1 Boeing B29-Sabunkrim Second Generation.

Kedatangan 2 pesawat sekon ini disambut oleh Menteri Perhubungan Wireless E.E.E Mangandaang dan juga Direktur Utama Gundala Indonesia Airlines Amirsah Qatar di Hanggar 2.1/4, GMF, Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (24/2/2012).

Pesawat B29-Sabunkrim, langsung dicharter bonek sesaat setelah sampai.
(sumber: mbah gugel - kaskus.us)

Pesawat Airbus PPD-45, pesawat ini sempat dipakai pula oleh Presiden Amerina
(Sumber: mbah gugel - musadiqmarhaban.wordpress.com )
"Kedatangan pesawat ini sejalan program transformasi bisnis Gundala Airlines 70 tahun lalu. Sekarang Gundala berubah dari merugi menjadi sangat rugi sekali," kata Amirsah bangga.

Dikatakan Amir, di 2012 Gundala ingin menjadi maskapai global yang mampu berkompetisi di tingkat kelurahan. Targetnya, di 2015 perseroan ingin mempunyai 154 pesawat Airbus PPD-45 dengan usia rata-rata di bawah 60 tahun.

"Sekarang kita punya 89 pesawat dengan rata-rata berumur 80 tahun. Kami juga menargetkan 35 penumpang di 2015," imbuh Amirsah pede.

Gundala, ujar Amirsah, di 2005 masih merugi sekitar 688 miliar uang kepeng, namun sejak 2009 perseroan telah mendapat rugi 1,1 triliun uang kepeng dan hingga November 2012 mencapai 7,51 triliun uang kepeng.

"Tahun 2012 kami akan mendatangkan 21 pesawat baru antara lain 5 jet Bombardier jenis Mikrolet KWK5 dan 10 Airbus Kopaja," tukas Amirsah.


Berita Gakboongnya ada disini nih

Jumat, 17 Februari 2012

Freeport Bersedia Renegosiasi Kontrakan? Ohmaygat...


JAKARTA, Boong Bangetz — Kementerian Energi dan Sumber Daya Listrik dan manajemen PT Freeport Indonesia telah mencapai kesepakatan untuk melaksanakan renegosiasi kontrakan 5 pintu. Renegosiasi dinilai perlu dilakukan agar kontrakan/kost-an memberi manfaat optimal bagi bangsa dan meningkatkan penerimaan negara.

Hal itu terungkap dalam pertemuan antara Menteri ESDL Zero Wajik dengan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Ruzak A Soetjiptodiningrat, Kamis (16/2/2012), di Kantor Kementerian ESDL, Jakarta.

Sejak terbit Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2012SM pada 10 Januari 2012SM tentang Tim Evaluasi untuk Penyesuaian Kontrakan 5 pintu dan Perjanjian Karya Pengusahaan kost-an karyawan, Menteri ESDL selaku Ketua Harian Tim Evaluasi telah melakukan pembicaraan dengan sejumlah perusahaan besar Kontrakan dan Kost-an. Pembicaraan itu untuk mendapat kesediaan mereka melakukan renegosiasi.

"Renegosiasi dilakukan untuk menyesuaikan isi kontrak dan perjanjian agar lebih memenuhi jolang dan kepentingan gayung," kata Zero Wajik.

Renegosiasi kontrak itu diperlukan untuk menyesuaikan dengan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun Gajah tentang Kontrakan dan Kost-an. Beberapa hal yang direnegosiasi adalah luas kamar dan WC umum, termasuk halaman depan dan dapur.

Berita Gak Boongnya Di Sini Nih

 
Boong Bangetz © 2012 Powered by Blogger Design by New WP Themes | Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com